Sabtu, 25 Oktober 2025

sepasang mata itu lagi
suara berat itu lagi
tawa riang itu lagi
....tapi tidak pernah kutemukan tangisnya
....tapi tidak pernah kudengar keluh kesahnya

matahari tak cukup terang hari ini
selebihnya menggayut mendung
bersiap ingatan kan turun
jatuh, membasuh hingga basah
sekujur kenangan.

haruskah mulai kulalui kembali?
yang bertahun-tahun kutinggalkan
tak berani menjajaki jejaknya.

perasaan berdebar dan tangis tertahan
bernama ketakutan
mengejarku setiap kali sudah sampai
di ambang pintu
dan buru-buru kututup kembali

tapi.... kudengar kita harus punya keberanian
jika ingin terselamatkan 
jika ingin terbebas
jika ingin hidup lebih lama

dan di mana kah dia?
keberanian itu?
beranikah aku mengakuinya?
beranikah jujur pada diri sendiri?
beranikah menghadapinya?

//

yang ada gelap
ketika mata terpejam
yang ada kilas balik
ketika ingatan terpejam

o.... begitu liar isi kepala
mengular ke segala arah
ke sembarang waktu
yang tak ingin kutempuh

o.... begitu dalam rasa
menenggelamkan diri 
pada pekatnya cerita 

tak ingin lagi kembali,
tapi selalu berakhir
lari kepadanya.

mengurai kembali rahasia semesta
yang belum juga kusingkap 
apa maksudnya
cerita, tidak hanya sekadar cerita bukan?
mengapa direncanakan?
mengapa dituliskan?
mengapa harus sampai ke perasaan?
mengapa tidak juga hilang?

misteri yang masih tertinggal.

magetan, oktober 2025

Tidak ada komentar: