kesedihan itu datang lagi.
gambar masa lalu itu muncul lagi.
hati yang sakit.
airmata yang tidak dapat dibendung lagi.
tapi ini tentang sahabatku.
yang baik, yang selalu berpura-pura tegar, yang kuharap ia akan jauh lebih tabah.
membayangkan posisinya. ditinggalkan tanpa pesan, tanpa ucapan, tanpa sepatah kata. bahkan tidak menemani saat-saat terakhirnya. seberantakan apa isi kepalanya. serumit apa isi hatinya. inginkah dia berteriak?
Tuhan melindunginya. aku adalah saksi bahwa ayahnya adalah orang yang baik. sangat baik.
Tuhan hadirkan ketabahan dan kekuatan pada sahabatku dan keluarganya.
aamiin ya Rabbal Alaamiin.
doa-doa terbang ke langit.
semesta hening, mengantar kepergian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar