Senin, 17 Mei 2021

Sepertiga Malam

Ada waktu terbaik untukmu menenangkan gelisah. Ialah bila kau terjaga ketika lelap menyerang hebat bahkan masih mendekap orang-orang. Kau bisa kalahkan kantuk itu, kau bergegas mengambil wudlu, kau mengucap salam, bertemu Tuhan.

Ada waktu terbaik untukmu merenung, meresapi kemudian mengambil makna atas apa yang telah terjadi. Kau jadi bisa menimbang, apa yang menimpamu tidak lain berhubungan erat dengan hukum sebab akibat. Kau jadi paham, akar dari pelik adalah dirimu sendiri.

Ada waktu terbaik untuk menata ulang rencana. Kau masih belum terlambat. Bersyukurlah Tuhan mengingatkanmu dan kau tidak semakin terjerumus ketika dalam keadaan yang bisa dikatakan tidak baik, sebaliknya, kau semakin mengingat-Nya dan menyadari.

Akhirnya, kau pun paham. Kau mengerti. Dan kau tidak ingin lekas menyerah meski lelah, meski telah berurai air mata. Kau masih ingin bertahan sampai waktu yang menghentikan. Sebab tak henti-hentinya kau yakin, Tuhan Maha Mendengar berada tepat di hatimu, mendengarmu, dan ada rahasia yang sedang Tuhan kerjakan untuk kebahagiaanmu.

Bila sudah tiba waktu, ingat kembali kejadian menyakitkan ini. Agar kau tidak lupa diri. Agar kau bisa menjaga dan berhati-hati. Agar kau tahu cara mensyukuri nikmat Tuhan yang tak pernah dapat didustakan. 

Percayalah....
Bersabarlah....

Tidak ada komentar: